TMMD Sengkuyung Tahap IV Tahun 2026 Resmi Dibuka Bupati Sleman
Rabu, 14 Oktober 2026 | 06:31 WIB
SLEMAN — Pastvnews.com Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Sleman resmi dimulai. Upacara pembukaan dipimpin langsung oleh Bupati Sleman, Harda Kiswaya, SE. MSi di Lapangan Klidon, Kalurahan Sukoharjo, Kapanewon Ngaglik, pada Selasa 13 Oktober 2026.
Operasi kemanunggalan ini dijadwalkan berlangsung selama 30 hari hingga 11 November 2026. Melalui kolaborasi lintas sektoral ini, pemerintah berharap dapat mempercepat pembangunan di tingkat desa, mewujudkan ketahanan wilayah, serta mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.
Dalam amanat resminya, Bupati Sleman Harda Kiswaya, SE. MSi menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada jajaran Kodim 0732/Sleman serta seluruh elemen yang terlibat sebagai motor penggerak pembangunan ini.
"Kegiatan ini adalah wujud nyata dari kolaborasi dan sinergi antara TNI, Pemerintah Daerah, dan masyarakat dalam upaya mempercepat pelaksanaan pembangunan di daerah, terutama di wilayah pedesaan," ujar Harda.
Ia berharap seluruh target sasaran ini dapat rampung tepat waktu dan tepat mutu agar manfaatnya langsung dirasakan secara berkelanjutan oleh warga. Selaras dengan nama "Sengkuyung", ia mengajak masyarakat untuk memperkuat semangat gotong royong dan menjaga hasil pembangunan tersebut.
"Saya berharap hasil dari pelaksanaan program TMMD ini mendukung kalurahan di Kabupaten Sleman menjadi kalurahan mandiri, yaitu kalurahan yang memiliki ketahanan pangan, aksesibilitas yang baik, serta lingkungan yang sehat," tutur Bupati Sleman.
Berdasarkan laporan kesiapan yang disampaikan oleh Kodim 0732/Sleman, pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap IV kali ini menyasar dua sektor utama di Kalurahan Sukoharjo yang meliputi pembangunan fisik dan non fisik. Pembangunan fisik meliputi pengecoran blok jalan sepanjang 315 meter, pembuatan talud sepanjang 540 meter, pemasangan paving blok halaman masjid seluas 285 meter persegi, rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 2 unit rumah.
Adapun sasaran non fisik meliputi penyuluhan wawasan kebangsaan, penyuluhan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), penyuluhan pencegahan stunting melalui optimalisasi peran Posyandu dan Posbindu penyakit tidak menular.
Program ini didukung oleh total anggaran sebesar Rp525.000.000, yang bersinergi dari APBD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) senilai Rp75.000.000 dan APBD Kabupaten Sleman sebesar Rp450.000.000. Komitmen ini diperkuat oleh swadaya masyarakat sekitar berupa dukungan logistik senilai Rp30.000.000 serta pengerahan tenaga harian sekitar 20 orang.
Guna menyelesaikan seluruh target operasional, 1 Satuan Setingkat Kompi (SSK) TNI diterjunkan langsung untuk bahu-membahu bekerja bersama warga Kelurahan Sukoharjo selama satu bulan penuh. (Mar)

Video Terkait
- UGM Launching Sistem Fertigasi Cerdas Terjangkau AURORA
- Dinas PUPKP saat menggelar apel besar bersama bupati Harda Kiswaya, SE. MSi siap kesiagaan menghadapi musim hujan.
- Bupati Sleman Lantik Lima Lurah Hasil PAW Tahun 2026
- Deklarasi Pencegahan Kenakalan Remaja, Kekerasan dan Paham Radikalisme Bagi Peserta Didik di Kabupaten Sleman
- Peneliti Pusat Studi Pancasila UGM Soroti Algoritma, Kepalsuan Digital, dan Ancaman Hilangnya Kesetaraan di Era Super Smart Society
- 30 Penyandang Disabilitas Dapat Bantuan Dari BULOG Untuk Modal Usaha Melalui RPK Mandiri
- Wakil Bupati Sleman Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 Berlangsung Khidmat
- Gubernur DIY Serahkan Sertifikat Hak Milik Hunian Tetap bagi Warga Terdampak Erupsi Merapi di Kepuharjo Cangkringan
- Masa Pandemi Warga Padukuhan Gunungasem Ngoro-oro Patuk Masih Eksis Gelar Rasulan
- Masa mandemi new normal penghobi burung sudah banyak turun ke lomba
- Perundingan Bipartit PT.SRR Sementara Buntu Karyawan Minta Pesangon Normal 1, 4 Milyar ?
- Asmindo DIY Inisiasi Gelar Pameran Secara Virtual Seluruh Indonesia
- Peternak perkutut masih eksis walaupun kondisi negara di guncang virus covid 19
- Dampak Akibat Covid 19 Lama Industri Rambak Segoroyoso Terancam Bangkrut
- Relawan Bacabup Ini Kunjungi Warga Ringankan Beban
- KH Fahmi Basya 'Seluruh Dunia Menyatakan Perang Melawan Virus' Perang Dunia III
- Hampir 2 Pekan Jalan Jogja Wonosari - Patuk Gunungkidul Lengang
- Gerakan Penyemprotan Disinfektan Pemdes Terbah Patuk Libatkan Berbagai Element
- Pasangan Balon Cawub -Bacabup Ini Siap Bertarung Dikancah Pemilukada 2020
- Biawak akan serang petugas pembersih sedimen di tangkap
- Relawan "NO-TO" Lakukan Upaya Pemberantasan Covid -19
- Dwiyono Kades Terpilih Desa Kedungpoh Nglipar Menang Raih 1542 Suara
- Telaga Towati Tepus Gunungkidul Bebas Dari Polusi Udara Jahat.
- Pesona Wisata Beton Ponjong Gunungkidul
- YOGJA YOUTH FARMING" BEROPSESI JADI LABORAT PELESTARIAN ALAM
- IMOGIRI BERTEKAD LESTARIKAN SENI DAN BUDAYA WISATA
- Antisipasi kenakalan siswa SMPN 2 Jetis Bantul Jalin Komunikasi Dengan Wali Murid
- Cakades Joko Purnomo Kedungkeris Nglipar disambut meriah warga
- Bunga amarilis primadona yang bisa dikembangan diberbagai wilayah
- Angin Puting Beliung Menerjang SDN Waduk Sedikitnya 8 Rumah Warga Rusak
- Budi Oetomo Prasetyo Ponjong Gunungkidul Jabarkan Ide Nawa Karsa Manunggaling Cipta
- Jalan menuju Wisata Ke Pesisir Selatan Bantul Mulus
- Bantuan Beras Meringankan Beban Santri Dan Pengelola Ponpes
- Budi Oetomo Gunungkidul ‘Menjawab Panelis ‘Restrukturisasi Birokrasi Dan APBD Harus
- Inilah 11 Wajah Bacabup Gunungkidul 2019 Via Nasdem 'Siapakah Yang Pantas ?
- Nasdem Menjaring 11 Bacalon Bupati Gunungkidul
- Lulusan Akademi Komunitas Seni Budaya di Wisuda Sultan
- Inilah Obyek Pendidikan Semburan Air Melengkung Taman Pintar Yogya
- Zaman Kolonial Jepang Pakaian Saja Susah Baju Yang Ada Goni Seperti Ini
- Ikut Senam Sehat 2019 HUT Golkar Bantul 2 Warga Raih Sapi dan Motor
- Menikmati Semilir Angin Di Embung Merdeka Bantul'

