30 Penyandang Disabilitas Dapat Bantuan Dari BULOG Untuk Modal Usaha Melalui RPK Mandiri
Jumat, 2 Oktober 2026 | 22:49 WIB
Yogyakarta - Pastvnews.com Sebanyak 30 penyandang disabilitas di Kota Yogyakarta mendapat bantuan modal usaha melalui dari jprogram BULOG Peduli RPK Mandiri.
Masing-masing penerima memperoleh bantuan senilai Rp 5 juta, sehingga total bantuan yang disalurkan mencapai Rp 150 juta untuk mendukung pendirian dan pengembangan Rumah Pangan Kita (RPK) demkian saat awak media ini menulisnya 2 Oktober 2926
Program yang merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Perum BULOG ini dilaksanakan melalui kolaborasi dengan Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Yogyakarta.
Program tersebut diarahkan untuk memperkuat pemberdayaan ekonomi penyandang disabilitas melalui pengembangan usaha mikro, sekaligus memberikan kesempatan bagi penerima manfaat untuk menjadi bagian dari kemitraan RPK BULOG.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Yogyakarta Drs. Kadri Renggono, M.Si. mewakili Wali Kota Yogyakarta, Plt. Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Yogyakarta Patricia Heny Dian Anitasari, S.H., M.Hum.
beserta jajaran, perwakilan DPMPTSP Kota Yogyakarta, Sekretaris Perusahaan Perum Dhana Putra Prasetya, serta Wakil Pemimpin Wilayah Kanwil Yogyakarta beserta jajaran.
Melalui kolaborasi ini, berharap program BULOG Peduli RPK Mandiri dapat memberikan manfaat nyata, memperkuat kemandirian ekonomi penyandang disabilitas, sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat dan ketahanan pangan di Yogyakarta.
Direktur Operasi Perum Andi Afdal mengatakan, program Peduli RPK Mandiri tidak hanya berorientasi pada pemberian modal, tetapi juga diarahkan untuk menciptakan dampak sosial dan ekonomi yang berkelanjutan bagi penerima manfaat maupun masyarakat di sekitarnya. “Harapan kita tentu saja ini memberikan manfaat secara sosial.
Bukan hanya kepada yang bersangkutan, tetapi juga kepada masyarakat secara keseluruhan. Kita harapkan ada multiplier effect secara ekonomi, sehingga RPK ini juga dapat menjadi salah satu penyangga ketahanan pangan yang ada di Yogyakarta,” ujar Andi.
Setiap penerima manfaat mendapatkan bantuan modal pendirian RPK baru senilai Rp5 juta berupa komoditas pangan yang terdiri atas beras, gula pasir, minyak goreng, dan tepung terigu, serta dilengkapi dengan rak pajang, spanduk RPK,
identitas BULOG, dan kebutuhan pendukung lainnya. Melalui RPK, para penerima manfaat dapat menjual produk pangan sekaligus memperoleh akses terhadap pasokan pangan dengan harga yang kompetitif.
Andi menambahkan, keberlanjutan program menjadi perhatian BULOG sehingga 55 bantuan tidak berhenti pada penyerahan modal.
Para penerima manfaat akan mendapatkan monitoring, pembinaan, pendampingan, serta akses informasi dan dukungan yang dibutuhkan dalam menjalankan usaha. “Bukan satu kali kita berikan modal, kemudian kita tinggalkan begitu saja.
Teman-teman dari BULOG bersama pemerintah daerah akan terus memberikan asistensi, akses, informasi maupun bantuan lain yang dibutuhkan, supaya mereka bisa terus bertahan dan mengembangkan usahanya,” kata Andi.
Menurut Andi, RPK yang berkembang dan aktif melakukan transaksi diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas sekaligus memperkuat jaringan distribusi pangan di tingkat masyarakat.
“Kami berharap RPK-RPK ini bisa terus berkembang dan aktif melakukan transaksi. Kalau ini bisa menjadi pilot project yang bagus, saya kira dapat menjadi contoh untuk dikembangkan di banyak tempat di Indonesia, sehingga kita dapat melihat bahwa teman-teman penyandang disabilitas juga mampu berdaya dan turut membantu perekonomian masyarakat,” lanjutnya. (Mar,)

Video Terkait
- Masa Pandemi Warga Padukuhan Gunungasem Ngoro-oro Patuk Masih Eksis Gelar Rasulan
- Masa mandemi new normal penghobi burung sudah banyak turun ke lomba
- Perundingan Bipartit PT.SRR Sementara Buntu Karyawan Minta Pesangon Normal 1, 4 Milyar ?
- Asmindo DIY Inisiasi Gelar Pameran Secara Virtual Seluruh Indonesia
- Peternak perkutut masih eksis walaupun kondisi negara di guncang virus covid 19
- Dampak Akibat Covid 19 Lama Industri Rambak Segoroyoso Terancam Bangkrut
- Relawan Bacabup Ini Kunjungi Warga Ringankan Beban
- KH Fahmi Basya 'Seluruh Dunia Menyatakan Perang Melawan Virus' Perang Dunia III
- Hampir 2 Pekan Jalan Jogja Wonosari - Patuk Gunungkidul Lengang
- Gerakan Penyemprotan Disinfektan Pemdes Terbah Patuk Libatkan Berbagai Element
- Pasangan Balon Cawub -Bacabup Ini Siap Bertarung Dikancah Pemilukada 2020
- Biawak akan serang petugas pembersih sedimen di tangkap
- Relawan "NO-TO" Lakukan Upaya Pemberantasan Covid -19
- Dwiyono Kades Terpilih Desa Kedungpoh Nglipar Menang Raih 1542 Suara
- Telaga Towati Tepus Gunungkidul Bebas Dari Polusi Udara Jahat.
- Pesona Wisata Beton Ponjong Gunungkidul
- YOGJA YOUTH FARMING" BEROPSESI JADI LABORAT PELESTARIAN ALAM
- IMOGIRI BERTEKAD LESTARIKAN SENI DAN BUDAYA WISATA
- Antisipasi kenakalan siswa SMPN 2 Jetis Bantul Jalin Komunikasi Dengan Wali Murid
- Cakades Joko Purnomo Kedungkeris Nglipar disambut meriah warga
- Bunga amarilis primadona yang bisa dikembangan diberbagai wilayah
- Angin Puting Beliung Menerjang SDN Waduk Sedikitnya 8 Rumah Warga Rusak
- Budi Oetomo Prasetyo Ponjong Gunungkidul Jabarkan Ide Nawa Karsa Manunggaling Cipta
- Jalan menuju Wisata Ke Pesisir Selatan Bantul Mulus
- Bantuan Beras Meringankan Beban Santri Dan Pengelola Ponpes
- Budi Oetomo Gunungkidul ‘Menjawab Panelis ‘Restrukturisasi Birokrasi Dan APBD Harus
- Inilah 11 Wajah Bacabup Gunungkidul 2019 Via Nasdem 'Siapakah Yang Pantas ?
- Nasdem Menjaring 11 Bacalon Bupati Gunungkidul
- Lulusan Akademi Komunitas Seni Budaya di Wisuda Sultan
- Inilah Obyek Pendidikan Semburan Air Melengkung Taman Pintar Yogya
- Zaman Kolonial Jepang Pakaian Saja Susah Baju Yang Ada Goni Seperti Ini
- Ikut Senam Sehat 2019 HUT Golkar Bantul 2 Warga Raih Sapi dan Motor
- Menikmati Semilir Angin Di Embung Merdeka Bantul'

