Gus Hilmy Senator DPD DIY Melaunching Lembaga Pers Digital //Berita Hoax Medsos Menyebabkan Efek Negatif Bikin Perpecahan Masyarakat
Jumat, 23 Oktober 2026 | 23:02 WIB
Yogyakarta - Pastvnews.com berita daerah tetapi menasional Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) DIY (Senator), Dr. H. Hilmy Muhammad MA (Gus Hilmy) melaunching Lembaga Pers Digital Pilar Data Indokesia (PDPDI).
Organisasi ini diharapkan bisa membawa kemajuan pada dunia informasi serta menimalisir beria hoax di media soasial mengharapkan organisasi ini akan memberikan kemajuan pada dunia informasi maupun menimalisir berita hoax di medsos, yang dilaksanakan di Ruang Sidang DPD DIY ini, Jumat, 23 Oktober 2026.
Pada kesempatan yang sama juga dilakukan launching Website Pers Digital.or.id Daerah Istimewa Yogyakarta serta pembacaan susunan pengurus PDPDI Pusat, DIY dan sejumlah daerah lainya oleh yang ditunjuk.
Selain itu juga pemotongan tumpeng. Acara lainnya Pemaparan PDPDI oleh Ketua DIY Rofied.
Selanjutnya penyerahan SK (Surat Keputusan) dan ID. Card Pengurus PDPDI.
Dihadiri pula oleh Dewan Pembina PDPDI Kusen S.Ag, MA, Ph.D, Mukmin Zakie SH, M.Hum, PH.D dan RM. Kukuh Hertriasning dan yang lainya.
"Saya menyambut dan menanggapi dan menyambut positif adanya PDPDI. Diharapkan akan memberikan kemajuan bagi dunia informasi", ungkap Anggota DPD DIY Dr.H. Hilmy Muhammad MA saat menyampaikan sambutan sebelum melaunching dan memotong tumpeng PDPDI.
Dikatakan, berdasarkan data yang diterima bahwa adanya berita hoax di medsos menyebabkan efek negatif bagi publik bahkan mengakibatkan perpecahan pada masyarakat sehingga mengancam perpecahan Nusa dan Bangsa.
Pada umumnya generasi Gan-z (muda) pada saat ini karakter dan kejiwaanya sudah cenderung berdasarkan dan dicemari informasi yang didapat di dunia digital (medsos).
Mereka bukan lagi berpedoman pada pesan guru, isi buka dan para tokoh terdahulu, maka akan banyak efek negatifnya.
Gus Hilmy menambahkan, "Kehadiran PDPDI diharapkan mampu menimalisir efek negatif yang ada di dunia digital terutama melalui medsos.
Salah satu cara untuk memperbaikinya yang sudah kami usulkan yaitu antisipasi adanya dobel akun pembuatasan akun harus berdasarkan identitas.
Launching atau pengenalan lembaga atau organisasi pers digital ini juga di hadiri oleh tamu undangan lainnya termasuk dari Kesbangpol DIY.
Sementara itu, Ketua PDPDI PUSAT DIY, Bp.Rofied, dalam paparanya menyampaikan, latar belakang adanya PDPDI mengingat keberadaan pers dijamin dengan UU Nomor 40 tahun 1999, pemberitaan harus sesuai dengan kaidah yang benar, sehingga karya tulisannya menjadi edukasi yang jelas. Kehadiran pers digital pilar data indonesia dengan merujuk UU Pers tersebut serta memang harus ada peran serta masyarakat seperti pada pasal 17 UU Pers kita ‘Tandasnya .
"PDPDI merupakan organisasi Pers berskala nasional yang terfukus pada penguatan ekosistem pers digital melalui pendidikan, pembinaan, pendataan, pengembangan kopetensi, penguatan etika serta pengembangan jurnalistik digital",
Bekait dengan itu maka kami atas nama pengurus pusat dan daerah mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang mendukung kehadiran program mengedukasi untuk permediaan ini baik konten kreator, podcast, perusahaan pers dan SID Desa,
Perlu diketahui dan fahami bahwa kehadiran PDPDI bukan sebagai pemroduksi berita harian seperti perusahaan pers yang ada namun hadir sebagai lembaga yang telah melakukan kegiatan dengan taglin mendata mengedukasi dan mencerdaskan ;'papar dia yang yang dikenal sebagai awak media tersebut.
Diungkapkan juga kehadiran lembaga Pers Digital Pilar Data hukum dan azaz organisasi PDPDI yaitu akte pendirian Pasal 3 (butir 1) Pancasila dan UUD 1945 serta amandemennya (UU (butir 2) UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Dalam jaringan kepengurasan mengedepankan, 1 Rasa Objektivitas (Sense of Objectivity) bagi Pengurus
Setiap calon pengurus dan anggota PDPDI wajib memiliki sense of objectivity (rasa objektivitas) serta sense of fairness (rasa keadilan/ketidakberpihakan).
Ini merupakan dua prinsip etika utama yang harus dipegang teguh dalam mengelola organisasi maupun dalam menjalankan aktivitas jurnalistik digital di indonesia
2. Fokus Utama dan Objektif Organisasi
Secara kelembagaan, objektivitas PDPDI diwujudkan melalui tiga pilar gerakan utama yang tertata dan terukur
Mendata: Melakukan pendataan dan pemetaan nyata terhadap media digital, organisasi pers, dan komunitas jurnalis di Indonesia secara transparan, jelas
Mengedukasi: Meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar memahami hukum pers dan kode etik
Mencerdaskan: Memastikan para pelaku pers digital tidak hanya cepat dalam menyajikan berita, tetapi juga bertanggung jawab dan berbasis data (data-driven).
Di era digital sekarang ini networking merupakan jalur kolaborasi yang sangat di butuhkan dan bukan kompetisi untuk yang saling menjatuhkan (silo mentality).
Sinergitas dengan membuka pintu dengan pemerintah, akademisi, dunia usaha, masyarakat, dan media lain untuk bersama-sama menyehatkan ekosistem informasi di indonesia dari hulu hingga hilir .
Kemudian Mari kita jadikan data sebagai pilar kebenaran, bukan sekadar komoditas digital. Melalui forum launching ini Maju terus pers digital Indonesia! (Mar)

Video Terkait
- Masa Pandemi Warga Padukuhan Gunungasem Ngoro-oro Patuk Masih Eksis Gelar Rasulan
- Masa mandemi new normal penghobi burung sudah banyak turun ke lomba
- Perundingan Bipartit PT.SRR Sementara Buntu Karyawan Minta Pesangon Normal 1, 4 Milyar ?
- Asmindo DIY Inisiasi Gelar Pameran Secara Virtual Seluruh Indonesia
- Peternak perkutut masih eksis walaupun kondisi negara di guncang virus covid 19
- Dampak Akibat Covid 19 Lama Industri Rambak Segoroyoso Terancam Bangkrut
- Relawan Bacabup Ini Kunjungi Warga Ringankan Beban
- KH Fahmi Basya 'Seluruh Dunia Menyatakan Perang Melawan Virus' Perang Dunia III
- Hampir 2 Pekan Jalan Jogja Wonosari - Patuk Gunungkidul Lengang
- Gerakan Penyemprotan Disinfektan Pemdes Terbah Patuk Libatkan Berbagai Element
- Pasangan Balon Cawub -Bacabup Ini Siap Bertarung Dikancah Pemilukada 2020
- Biawak akan serang petugas pembersih sedimen di tangkap
- Relawan "NO-TO" Lakukan Upaya Pemberantasan Covid -19
- Dwiyono Kades Terpilih Desa Kedungpoh Nglipar Menang Raih 1542 Suara
- Telaga Towati Tepus Gunungkidul Bebas Dari Polusi Udara Jahat.
- Pesona Wisata Beton Ponjong Gunungkidul
- YOGJA YOUTH FARMING" BEROPSESI JADI LABORAT PELESTARIAN ALAM
- IMOGIRI BERTEKAD LESTARIKAN SENI DAN BUDAYA WISATA
- Antisipasi kenakalan siswa SMPN 2 Jetis Bantul Jalin Komunikasi Dengan Wali Murid
- Cakades Joko Purnomo Kedungkeris Nglipar disambut meriah warga
- Bunga amarilis primadona yang bisa dikembangan diberbagai wilayah
- Angin Puting Beliung Menerjang SDN Waduk Sedikitnya 8 Rumah Warga Rusak
- Budi Oetomo Prasetyo Ponjong Gunungkidul Jabarkan Ide Nawa Karsa Manunggaling Cipta
- Jalan menuju Wisata Ke Pesisir Selatan Bantul Mulus
- Bantuan Beras Meringankan Beban Santri Dan Pengelola Ponpes
- Budi Oetomo Gunungkidul ‘Menjawab Panelis ‘Restrukturisasi Birokrasi Dan APBD Harus
- Inilah 11 Wajah Bacabup Gunungkidul 2019 Via Nasdem 'Siapakah Yang Pantas ?
- Nasdem Menjaring 11 Bacalon Bupati Gunungkidul
- Lulusan Akademi Komunitas Seni Budaya di Wisuda Sultan
- Inilah Obyek Pendidikan Semburan Air Melengkung Taman Pintar Yogya
- Zaman Kolonial Jepang Pakaian Saja Susah Baju Yang Ada Goni Seperti Ini
- Ikut Senam Sehat 2019 HUT Golkar Bantul 2 Warga Raih Sapi dan Motor
- Menikmati Semilir Angin Di Embung Merdeka Bantul'

