Breaking:

Kembali Ke Index Video


Sleman Temple Run 2026 ke- 11 Siap Digelar Event Sport Tourism Lari Dengan Rute Melintasi Candi - candi

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 16:30 WIB
Dibaca: 171
Sleman Temple Run  2026 ke- 11 Siap Digelar Event Sport Tourism Lari Dengan Rute Melintasi Candi - candi
Konferensi Pers Sleman Temple Run (STR) 2026 di Kantor Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman. Jum'at 7 Agustus 2026.

 

Sleman - Pastvnews.com warta destinasi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman kembali akan menggelar Sleman Temple Run (STR) 2026, satu-satunya event sport tourism lari di dunia dengan rute melintasi candi-candi.

Penyelenggaraan STR ke-11 ini siap digelar di Kompleks Candi Banyunibo, Kalurahan Bokoharjo Kapanewon Prambanan, pada Minggu 23 Agustus 2026. Ada 3 kategori lomba, yakni 7 Km, 15 Km dan 30 Km dengan kelas putra dan putri.

 

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Edy Winarya, S.Sn., MSi mengatakan, Promosi destinasi wisata melalui event STR 2026, merupakan salah satu strategi promosi dan diharapkan memberikan dampak yang signifikan terhadap destinasi wisata dalam bentuk tumbuhnya aktivitas ekonomi, serta memberikan pengalaman dan kenangan bagi peserta.

 

Sleman Temple Run” dengan mengusung konsep Running Around Temples sebuah event lari lintas alam dari candi ke candi. Dan event ini dimiliki oleh Kabupaten Sleman dan menjadi satu satunya event sport tourism lari di dunia dengan rute melewati candi-candi.

 

"Selain melintasi candi-candi, para peserta Juga disuguhi pemandangan yang indah serta kekayaan budaya dan kesenian tradisi masyarakat lokal," kata Edy dalam konferensi pers di Kantor Dinas Pariwisata Sleman, Jumat 7 Agustus 2026.

Edy juga menjelaskan, penyelenggaraan STR 2026, pihaknya menggandeng komunitas lari Trail Runners Yogyakarta, dengan target peserta sebanyak 1.000 pelari, baik peserta dalam negeri maupun luar negeri.

 

Pendaftaran peserta ditutup pada 10 Agustus 2026. "Untuk rincian komposisi pelari dalam negeri dan luar negeri, datanya belum dapat kami paparkan secara pasti," jelasnya.

 

Adapun start dan finish dipusatkan di Kompleks Candi Banyunibo, dipilihnya tempat ini karena memiliki daya tarik tersendiri. Khusus kategori 30 km, start dilaksanakan lebih awal yaitu pukul 02.00 WIB. Para pelari nantinya akan melintasi sekitar 5 candi, yaitu Candi Banyunibo, Candi Barong, Candi Ratu Boko, Candi Miri, dan Candi Ijo.

 

"Diharapkan pada pukul 08.30 atau sebelum pukul 09.00 WIB, peserta kategori 30 km sudah mencapai garis finish agar keselamatan dan kondisi fisik tetap terjaga. Dari sekitar 450 pendaftar yang sudah masuk saat ini, porsi terbanyak ada di kategori 15 km dan 30 km," terangnya.

 

Kegiatan ini diharapkan dapat memperdayakan masyarakat dan UMKM lokal. "Peningkatan SDM masyarakat sekitar juga harus menjadi bagian dari upaya menggerakkan ekonomi warga," tuturnya.

 

Untuk hadiah pemenang pada masing-masing kategori, yakni jarak, juara 1, juara 2, Jljuara 3 untuk 30 Km (Putra & Putri) sebesar Rp 7 juta, Rp  6 juta, Rp 5 juta.

 

Untuk 15 Km (Putra & Putri) Rp 4 juta, Rp 3 juta, Rp 2 juta. Dan jarak 7 Km (Putra & Putri) Rp 3 juta, Rp 2 juta, Rp 1 juta. Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman, Abu Bakar, S.Sos, M. Si mengatakan, event STR ini dapat terselenggara  keinginan kuat Pemkab Sleman memiliki maraton sendiri yang menjadi identitas khas Sleman.

 

Abu Bakar berharap pesertanya makin bertambah. Ditargetkan 1.000 orang peserta kalau dulu pesertanya hanya antara 300 - 400 orang, tapi sekarang meningkat pesat karena sport tourism makin diminati masyarakat luas mulai dari Borobudur Run, Malioboro Run, hingga Mandiri Run," pungkasnya. (Mar)




Video Terkait


Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi