Breaking:

Kembali Ke Index Video


12 DESA DI BANTUL PEROLEH SK RINTISAN BUDAYA, 2 DAPAT SK MANDIRI BUDAYA

Jumat, 7 Agustus 2026 | 06:44 WIB
Dibaca: 170
12 DESA DI BANTUL PEROLEH SK RINTISAN BUDAYA, 2 DAPAT SK MANDIRI BUDAYA
TERIMA SK RINTISAN BUDAYA, 2 DAPAT SK MANDIRI BUDAYA

Bantul - media pastvnews.com, lintas budaya sebanyak 12 Desa di Kabupaten Bantul memperoleh Surat Keputusan (SK) dari Bupati Bantul H. Abdul Halim Muslih sebagai desa rintisan budaya dan 2 desa mendapatkan SK dari Gubernur DIY Sri Sultan Hamangku Buwono X sebagai desa mandiri budaya.

Penyerahan SK Desa Rintisan Budaya dan SK Kalurah Mandiri Budaya Tahun 2026 berlangsung di Kalurahan Pendowoharjo Kapanewon Sewon Kabupaten Bantul oleh Wakil Bupati Bantul H. Aris Suharyanta S.Sos.MM kepada para lurah disaksikan Ketua Dewan Kebudayaan Bantul (DKB) Drs. Gatot Muniyana MM dan Forkompimkap Sewon, di Kalurahan Pendawaharja, Kamis (6/8/2026).

Sebanyak 12 desa yang diputuskan sebagai desa mandiri budaya yakni Ngestiharjo Kapanewon Kasihan, Sidomulyo Kapamewon Bambanglipuro, Jagalan Kapanewon Banguntapan, Wonolelo Kecamatan Pleret dan Pendowoharjo Kecamatan Sewon.

Yang lainya Tirtomulyo Kapanewon Kasihan, Kebonagung Kapanewon Imogiri, Segoroyoso Kapanewon Pleret, Canden  Kapanewon Jetis, Panjangrejo Kapnewon Pundong, Jambidan Kapanewon Banguntapan dan Palbapang Kapanewon Bantul.

Yang mendapatkan SK desa mandiri budaya Sriharjo Kapanewon Imogiri dan Goasari Kapanewon Pajangan.

Selain serah terima SK juga dilakukan pemotongan tumpeng sebanyak 14 buah dari 14 desa. SK dan potongan tumpeng  oleh Wakil Bupati Aris Suharyanta didampingi Kepala Dinas Kebudayaan Bantul Yanatun Zunadiana S.Si.MSi diserahkan kepada para lurah yang bersangkutan.

"Melalui desa mandiri budaya dan desa rintisan budaya diharapkan semakin membumikan adat budaya di Bantul", kata Aris Suharyanta dalam sambutanya mewakili Bupati Bantul H.Abdul Halim Muslihm

Dikatakan, arahnya desa rintisan budaya dan desa mandiri budaya, salah satu fungsi pokoknya untuk menanamkan budaya adiluhung kepada generasi muda khususnya dan masyarakat pada umumnya.

Sementara itu Sekretaris Dinas Kebudayaan Bantul yang juga Panitia Penyelenggara, Sarjiman, membqcakan SK ini. Ia juga menyanpaikan ini sebagai legalitas dari penerimanya yang  tujuanya untuk memajukan Bantul.

Pada kesemapatqn sama, Lurah Ngestiharjo, Fatoni Ari  Wibowo, usai menerima SK itu, menyebutkan, pihaknya menyambut positif dan gembira dengan adanya sersahterima SK kali ini.

"Diharapkan dapat menjadi motivasi kepada seluruh stakholder dalam mempertahankan dan mengembangkan Ngestiharjo sebagai desa rintisan  budaya," kata Fatoni.

Dikatakan, hal itu didukung bahwa secara kebetulan Ngesriharjo banyak mempunyai seniman yang cukup ternama, maka sangat pendukung pengembangan desa Ngestiharjo untuk mengenjot bekerja keras mewujudkan sebagai desa mandiri budaya.

Hal tanggapan positif senada juga disampaikan oleh Lurah Canden Jetis dan Segoroyoso Pleret Miyadiana, yang menyatakan, SK dapat memutivasi wilayah desa untuk menjadi desa mandiri budaya.

Pada kesempatan ini sebagai pratanda dan memberikan sinyal pentingnya  desa rintisan budaya dan desa mandiri budaya, sekaligus memeriahkan dan menghibur acara ini dipentaskan tari tradisional jawa gaya Yogyakarta.

Disela acara ini, Ketua Dewan Kebudayaan Bantul, Drs. Gatot Mujiyana MM, saat dimintai komentar menyatakan, menyambut positif dan akan menyikapi secara aktif. Sup

 

 

 

 

 

 




Video Terkait


Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi