Mendag RI Budi Santoso Lakukan Kunker. Tinjau Pasar Potrojayan Prambanan, Pantau Perkembangan Keseimbangan Harga dan Ketersediaan Bahan Pokok
Kamis, 24 September 2026 | 20:59 WIBSLEMAN – Pastvnews.com Menteri Perdagangan RI, Budi Santoso melakukan kunjungan kerja ke Pasar Potrojayan, Madurejo, Prambanan, Kabupaten Sleman, untuk memantau langsung perkembangan harga dan ketersediaan komoditas bahan pokok, Senin 21 September 2026.
Mengawali kunjungannya, Menteri Perdagangan didampingi Bupati Sleman, Harda Kiswaya mengelilingi area pasar untuk menemui setiap pedagang serta berdialog langsung dengan para pedagang dan pengunjung guna menyerap aspirasi terkait kondisi harga pangan di lapangan.
Ditemui usai berdialog dengan pedagang dan pengunjung pasar, Mendag Budi Santoso menyampaikan hasil pemantauan dengan menyebut sebagian besar harga kebutuhan pokok terpantau berada dalam batas normal dan stabil.
Ia mengungkapkan pasokan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), bawang merah, hingga daging ayam tercatat terjual sesuai batasan wajar.
Sebagai gambaran, bawang merah dijual pada kisaran Rp32.000 hingga Rp35.000 per-kilogram, masih berada di bawah harga acuan sebesar Rp39.000 per-kilogram. Begitu pula dengan telur ayam yang berada di angka Rp26.000 per kilogram dan daging ayam sebesar Rp38.000 per kilogram.
Meski demikian, terdapat komoditas yang mengalami peningkatan, yakni cabai rawit yang menyentuh Rp70.000 per kilogram dari harga acuan Rp57.000 per kilogram, sementara cabai besar masih terkendali di angka Rp50.000 per kilogram.
Menteri Perdagangan Budi Santoso menjelaskan bahwa penetapan harga acuan atau Harga Eceran Tertinggi (HET) dirancang untuk menciptakan titik temu yang adil antara kepentingan produsen dan konsumen.
"Pemerintah berkomitmen menjaga harga agar tetap wajar, sebab harga yang terlalu rendah berisiko merugikan para petani maupun peternak akibat tingginya biaya produksi. Sebaliknya, harga yang melonjak melebihi batas acuan tentu akan memberatkan daya beli masyarakat. Oleh karena itu, keseimbangan harga menjadi kunci utama agar usaha para produsen dapat terus berjalan tanpa membebani konsumen," jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut Menteri Perdagangan juga memberikan apresiasi atas sinergi dan langkah nyata Pemkab Sleman dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga di pasar. Pemerintah berharap kolaborasi lintas sektor ini dapat terus dipertahankan demi menjaga ketersediaan komoditas pangan yang aman, terjangkau, serta mendukung iklim ekonomi masyarakat di Kabupaten Sleman.
Sementara itu, Bupati Sleman menyambut baik peninjauan langsung dari jajaran Kementerian Perdagangan yang dinilai memberikan semangat tersendiri bagi daerah. Bupati Sleman menyampaikan bahwa meskipun stabilitas harga komoditas utama di pasar sudah dalam kondisi relatif aman dan murah, pemerintah daerah terus berfokus pada dinamika daya beli masyarakat serta pengendalian inflasi.
Menurutnya, pemenuhan kebutuhan pokok harian masyarakat sejauh ini tetap berjalan lancar melalui penyediaan berbagai alternatif kebutuhan yang beragam, sehingga daya beli masyarakat di wilayah Sleman dapat terus terjaga secara berkelanjutan. (Mar)

Video Terkait
- Masa Pandemi Warga Padukuhan Gunungasem Ngoro-oro Patuk Masih Eksis Gelar Rasulan
- Masa mandemi new normal penghobi burung sudah banyak turun ke lomba
- Perundingan Bipartit PT.SRR Sementara Buntu Karyawan Minta Pesangon Normal 1, 4 Milyar ?
- Asmindo DIY Inisiasi Gelar Pameran Secara Virtual Seluruh Indonesia
- Peternak perkutut masih eksis walaupun kondisi negara di guncang virus covid 19
- Dampak Akibat Covid 19 Lama Industri Rambak Segoroyoso Terancam Bangkrut
- Relawan Bacabup Ini Kunjungi Warga Ringankan Beban
- KH Fahmi Basya 'Seluruh Dunia Menyatakan Perang Melawan Virus' Perang Dunia III
- Hampir 2 Pekan Jalan Jogja Wonosari - Patuk Gunungkidul Lengang
- Gerakan Penyemprotan Disinfektan Pemdes Terbah Patuk Libatkan Berbagai Element
- Pasangan Balon Cawub -Bacabup Ini Siap Bertarung Dikancah Pemilukada 2020
- Biawak akan serang petugas pembersih sedimen di tangkap
- Relawan "NO-TO" Lakukan Upaya Pemberantasan Covid -19
- Dwiyono Kades Terpilih Desa Kedungpoh Nglipar Menang Raih 1542 Suara
- Telaga Towati Tepus Gunungkidul Bebas Dari Polusi Udara Jahat.
- Pesona Wisata Beton Ponjong Gunungkidul
- YOGJA YOUTH FARMING" BEROPSESI JADI LABORAT PELESTARIAN ALAM
- IMOGIRI BERTEKAD LESTARIKAN SENI DAN BUDAYA WISATA
- Antisipasi kenakalan siswa SMPN 2 Jetis Bantul Jalin Komunikasi Dengan Wali Murid
- Cakades Joko Purnomo Kedungkeris Nglipar disambut meriah warga
- Bunga amarilis primadona yang bisa dikembangan diberbagai wilayah
- Angin Puting Beliung Menerjang SDN Waduk Sedikitnya 8 Rumah Warga Rusak
- Budi Oetomo Prasetyo Ponjong Gunungkidul Jabarkan Ide Nawa Karsa Manunggaling Cipta
- Jalan menuju Wisata Ke Pesisir Selatan Bantul Mulus
- Bantuan Beras Meringankan Beban Santri Dan Pengelola Ponpes
- Budi Oetomo Gunungkidul ‘Menjawab Panelis ‘Restrukturisasi Birokrasi Dan APBD Harus
- Inilah 11 Wajah Bacabup Gunungkidul 2019 Via Nasdem 'Siapakah Yang Pantas ?
- Nasdem Menjaring 11 Bacalon Bupati Gunungkidul
- Lulusan Akademi Komunitas Seni Budaya di Wisuda Sultan
- Inilah Obyek Pendidikan Semburan Air Melengkung Taman Pintar Yogya
- Zaman Kolonial Jepang Pakaian Saja Susah Baju Yang Ada Goni Seperti Ini
- Ikut Senam Sehat 2019 HUT Golkar Bantul 2 Warga Raih Sapi dan Motor
- Menikmati Semilir Angin Di Embung Merdeka Bantul'

