BULOG Yogyakarta Tetap Aktif Serap Gabah di Bulan Puasa, Target Februari 2026 Terlampaui
Selasa, 24 Februari 2026 | 07:33 WIB
Yogyakarta - Pastvnews.com Perum Bulog Kantor Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta terus melaksanakan penyerapan gabah petani secara intensif sebagai bagian dari penugasan pemerintah dalam rangka penguatan cadangan pangan nasional.
Program penyerapan ini merupakan bagian dari target nasional pengadaan sebesar 4 juta ton, dengan target khusus untuk Kanwil Yogyakarta pada tahun 2026 sebesar 195.920 ton setara beras.
Memasuki bulan Ramadan, aktivitas penyerapan gabah tetap berjalan optimal melalui Tim Jemput Pangan yang secara aktif turun ke lapangan untuk melakukan pembelian langsung dari petani di berbagai wilayah kerja. Upaya ini menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas harga di tingkat petani sekaligus memastikan ketersediaan pasokan pangan nasional tetap terjaga.
Berdasarkan data realisasi per tanggal 22 Februari 2026, capaian pengadaan gabah dan beras di wilayah kerja Kanwil Yogyakarta telah mencapai 24.111 ton setara beras. Jumlah tersebut melampaui target pengadaan hingga akhir Februari 2026 yang ditetapkan sebesar 14.876 ton setara beras. Dengan demikian, capaian serapan telah mencapai sekitar 162 persen dari target yang ditetapkan untuk periode tersebut.
Pemimpin Perum ini untuk Kanwil Yogyakarta, Dedi Aprilyadi, menyampaikan bahwa pihaknya bersama seluruh jajaran tetap berkomitmen menjalankan penugasan pemerintah secara maksimal, termasuk pada periode bulan puasa.
Pernyataan tersebut disampaikan saat meninjau langsung kegiatan penyerapan gabah petani di wilayah Semin, Kabupaten Gunungkidul.
“Kami bersama jajaran terus melaksanakan penyerapan gabah petani secara optimal, termasuk pada bulan Ramadan. Hal ini merupakan bentuk komitmen kami dalam menjalankan penugasan pemerintah untuk mencapai target yang telah ditetapkan serta mendukung keberlanjutan program swasembada pangan nasional,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan capaian serapan yang melampaui target periode Februari tidak terlepas dari kerja sama seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah, TNI, Penyuluh Pertanian, mitra penggilingan, serta kelompok tani di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya. Sinergi tersebut menjadi faktor penting dalam mempercepat proses penyerapan di lapangan.
Selain melakukan penyerapan, dan terus memberikan kepastian harga kepada petani melalui pembelian Gabah Kering Panen (GKP) dengan harga Rp6.500 per kilogram sesuai ketentuan pemerintah. Harga tersebut diharapkan mampu memberikan perlindungan bagi petani agar tetap memperoleh keuntungan yang layak saat panen.
Melalui kesempatan ini, mengimbau kepada seluruh petani maupun gabungan kelompok tani (gapoktan) agar dapat menjual hasil panennya kepada BULOG dengan ketentuan gabah telah memasuki usia panen yang sesuai standar.
Langkah ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi petani sekaligus mendukung penguatan cadangan pangan pemerintah.
Ke depan, akan terus mengoptimalkan kegiatan penyerapan gabah dan beras guna memastikan target tahunan dapat tercapai serta mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan ketahanan dan kemandirian pangan nasional secara berkelanjutan. (Mar)

Video Terkait
- Masa Pandemi Warga Padukuhan Gunungasem Ngoro-oro Patuk Masih Eksis Gelar Rasulan
- Masa mandemi new normal penghobi burung sudah banyak turun ke lomba
- Perundingan Bipartit PT.SRR Sementara Buntu Karyawan Minta Pesangon Normal 1, 4 Milyar ?
- Asmindo DIY Inisiasi Gelar Pameran Secara Virtual Seluruh Indonesia
- Peternak perkutut masih eksis walaupun kondisi negara di guncang virus covid 19
- Dampak Akibat Covid 19 Lama Industri Rambak Segoroyoso Terancam Bangkrut
- Relawan Bacabup Ini Kunjungi Warga Ringankan Beban
- KH Fahmi Basya 'Seluruh Dunia Menyatakan Perang Melawan Virus' Perang Dunia III
- Hampir 2 Pekan Jalan Jogja Wonosari - Patuk Gunungkidul Lengang
- Gerakan Penyemprotan Disinfektan Pemdes Terbah Patuk Libatkan Berbagai Element
- Pasangan Balon Cawub -Bacabup Ini Siap Bertarung Dikancah Pemilukada 2020
- Biawak akan serang petugas pembersih sedimen di tangkap
- Relawan "NO-TO" Lakukan Upaya Pemberantasan Covid -19
- Dwiyono Kades Terpilih Desa Kedungpoh Nglipar Menang Raih 1542 Suara
- Telaga Towati Tepus Gunungkidul Bebas Dari Polusi Udara Jahat.
- Pesona Wisata Beton Ponjong Gunungkidul
- YOGJA YOUTH FARMING" BEROPSESI JADI LABORAT PELESTARIAN ALAM
- IMOGIRI BERTEKAD LESTARIKAN SENI DAN BUDAYA WISATA
- Antisipasi kenakalan siswa SMPN 2 Jetis Bantul Jalin Komunikasi Dengan Wali Murid
- Cakades Joko Purnomo Kedungkeris Nglipar disambut meriah warga
- Bunga amarilis primadona yang bisa dikembangan diberbagai wilayah
- Angin Puting Beliung Menerjang SDN Waduk Sedikitnya 8 Rumah Warga Rusak
- Budi Oetomo Prasetyo Ponjong Gunungkidul Jabarkan Ide Nawa Karsa Manunggaling Cipta
- Jalan menuju Wisata Ke Pesisir Selatan Bantul Mulus
- Bantuan Beras Meringankan Beban Santri Dan Pengelola Ponpes
- Budi Oetomo Gunungkidul ‘Menjawab Panelis ‘Restrukturisasi Birokrasi Dan APBD Harus
- Inilah 11 Wajah Bacabup Gunungkidul 2019 Via Nasdem 'Siapakah Yang Pantas ?
- Nasdem Menjaring 11 Bacalon Bupati Gunungkidul
- Lulusan Akademi Komunitas Seni Budaya di Wisuda Sultan
- Inilah Obyek Pendidikan Semburan Air Melengkung Taman Pintar Yogya
- Zaman Kolonial Jepang Pakaian Saja Susah Baju Yang Ada Goni Seperti Ini
- Ikut Senam Sehat 2019 HUT Golkar Bantul 2 Warga Raih Sapi dan Motor
- Menikmati Semilir Angin Di Embung Merdeka Bantul'

