Salaran Ngoro oro Patuk 2026 Gelar Rasulan ‘Lama Terpendam Bangkit Lagi Promosikan Potensi
Senin, 6 Juli 2026 | 20:37 WIB
Patuk - media pastvnews.com, warta daerah, masyarakat padukuhan salaran kalurahan Ngoro –oro kapnewon Patuk Gunungkidul tahun 2026 membuat terobosan bagus dan ini menjadi kesepakatan tokoh, dan warga setempat untuk menggelar hajatan padukuhan dengan kenduri masal atau merti dusun, zaman dahulu di era tahun 1980 an di sebut sedekahan (dekahan)
Tahun ini 2026 memang baru perdana digelar yang tentunya kami sepakat dengan melaksanakan sebagai acara bersih dusun, untuk pertama terdapat 43 KK dari 4 RT yang ikut melaksanakan kegiatan rasulan.
Kegiatan di pusatkan dibalai padukuhan salaran. Papar Eli Dukuh salaran kepada media.
Tahun depan akan laksanakan lebih meriah, syukur dari ratusan Kk bisa hadir semua, lanjut Eli yang di lantik Lurah Ngoro - oro Sukasto sebagai dukuh baru tersebut.
Sementara itu sejumlah warga yang sempat di dengar awak media pastvnews.com, namun tak mau di sebut namanya dalam pemberitaan mengatakan,
Kegiatan rasulan ini terselenggara karena antiasias warga menginginkan rasulan menjadi ajang serta untuk mengangkat potensi desa dan promosi produk UMKM, kalau tidak kita sebagai warga yaa mau siapa lagi, inikan untuk kepentingan kemajuan bidang seni dan potensi ‘ungkapnya,
Dukuh Eli telah memberikan lampu hijau sehingga warga kembali guyub dalam setiap kegiatan masyarakat
Sebelumnya kata Dia, dukuh salaran itu perempun tetapi kemasyarakatannya tak banyak di respon dalam kegiatan kemasyarakat, bersyukur tahun ini bisa diganti atau di pindah tugaskan oleh pemerintah kalurahan. Tandasnya
BUTUH FIGUR DAN TOKOH UNTUK AJANG PROMOSI
Dari catatan dan pantauan awak media ini kalurahan ngoro –oro memang lama tidak ada kegiatan yang berkait atau bisa dibilang minim kegiatan seni dan budayanya, sedang dilain desa saja telah banyak melakukan ragam kegiatan sehingga dapat mengakses dana keistimewaan DIY.
Acara bertujuan memiliki imbas yang kian di kenal luas sehingga bisa menjadi ajang promosi potensi UMKM desa, apalagi Ngoro oro memiliki penduduk sekira 3600 jiwa.
Membutuhkan figure – figure jenius untuk dapat atau mau berkontribusi dalam kegiatan yang positif mendukung pemerintahan dalam bidang, ekonomi, seni umkm, budaya dan lainnya,
9 PADUKUHAN
Meskipun tergolong minim kegiatan seni budaya, dari 9 padukuhan yakni salaran, soka, jatikuning senggotan, gunungasem, sepat, klegung, gembyong dan tawang, potensi di masing masing dusun sebenarnya sangat banyak yang bisa di angkat atau di tampilkan ke publik dalam sebuah momen.
PERNAH MENGGELAR KIRAB BUDAYA SPEKTAKULER
Hal ini juga tercatat bahwa desa ini pernah menggelar kirab budaya terpusat di lapangan karang weru salaran tahun 2017 silam di ikuti 9 padukuhan, dan sukses dalam kegiatannya, dengan banyak menampilkan bregodo, pasukan berkuda solawatan, bregodo punokawan, music dan jatilan dan lainnya
Sedang tradisi yang masih menggelar dekahan dari 9 padukuhan adalah, Tawang, soka dan salaran meski bersekala kecil, salaran yang terbaru pada tahun 2026 patut di acungi jempol
Semoga dengan gelaran yang ada ini menjadi momen untuk konsolidasi demi kemajuan desa dalam merawat keragaman yang faktanya akan menjadi perekat sesama warga. Tim red/run

Video Terkait
- Masa Pandemi Warga Padukuhan Gunungasem Ngoro-oro Patuk Masih Eksis Gelar Rasulan
- Masa mandemi new normal penghobi burung sudah banyak turun ke lomba
- Perundingan Bipartit PT.SRR Sementara Buntu Karyawan Minta Pesangon Normal 1, 4 Milyar ?
- Asmindo DIY Inisiasi Gelar Pameran Secara Virtual Seluruh Indonesia
- Peternak perkutut masih eksis walaupun kondisi negara di guncang virus covid 19
- Dampak Akibat Covid 19 Lama Industri Rambak Segoroyoso Terancam Bangkrut
- Relawan Bacabup Ini Kunjungi Warga Ringankan Beban
- KH Fahmi Basya 'Seluruh Dunia Menyatakan Perang Melawan Virus' Perang Dunia III
- Hampir 2 Pekan Jalan Jogja Wonosari - Patuk Gunungkidul Lengang
- Gerakan Penyemprotan Disinfektan Pemdes Terbah Patuk Libatkan Berbagai Element
- Pasangan Balon Cawub -Bacabup Ini Siap Bertarung Dikancah Pemilukada 2020
- Biawak akan serang petugas pembersih sedimen di tangkap
- Relawan "NO-TO" Lakukan Upaya Pemberantasan Covid -19
- Dwiyono Kades Terpilih Desa Kedungpoh Nglipar Menang Raih 1542 Suara
- Telaga Towati Tepus Gunungkidul Bebas Dari Polusi Udara Jahat.
- Pesona Wisata Beton Ponjong Gunungkidul
- YOGJA YOUTH FARMING" BEROPSESI JADI LABORAT PELESTARIAN ALAM
- IMOGIRI BERTEKAD LESTARIKAN SENI DAN BUDAYA WISATA
- Antisipasi kenakalan siswa SMPN 2 Jetis Bantul Jalin Komunikasi Dengan Wali Murid
- Cakades Joko Purnomo Kedungkeris Nglipar disambut meriah warga
- Bunga amarilis primadona yang bisa dikembangan diberbagai wilayah
- Angin Puting Beliung Menerjang SDN Waduk Sedikitnya 8 Rumah Warga Rusak
- Budi Oetomo Prasetyo Ponjong Gunungkidul Jabarkan Ide Nawa Karsa Manunggaling Cipta
- Jalan menuju Wisata Ke Pesisir Selatan Bantul Mulus
- Bantuan Beras Meringankan Beban Santri Dan Pengelola Ponpes
- Budi Oetomo Gunungkidul ‘Menjawab Panelis ‘Restrukturisasi Birokrasi Dan APBD Harus
- Inilah 11 Wajah Bacabup Gunungkidul 2019 Via Nasdem 'Siapakah Yang Pantas ?
- Nasdem Menjaring 11 Bacalon Bupati Gunungkidul
- Lulusan Akademi Komunitas Seni Budaya di Wisuda Sultan
- Inilah Obyek Pendidikan Semburan Air Melengkung Taman Pintar Yogya
- Zaman Kolonial Jepang Pakaian Saja Susah Baju Yang Ada Goni Seperti Ini
- Ikut Senam Sehat 2019 HUT Golkar Bantul 2 Warga Raih Sapi dan Motor
- Menikmati Semilir Angin Di Embung Merdeka Bantul'

